Rabu, 04 November 2020

RAGAM JENIS KOMUNIKASI

 

Muhammad Shidqy Fauzan

P03_40_Muhammad Shidqy_2C

TUGAS KOMUNIKASI

FT.SABHARA

Skenario :

Petugas sedang melaksanakan patroli jalan kaki, berkunjung ke sebuah warung kopi dan bertemu dengan beberapa orang pengunjung sedang serius membicarakan wabah covid 19 yang tidak kunjung berakhir. Petugas memberikan pencerahan dalam rangka memutus rantai penyebaran covid 19 kpd pemilik dan pengunjung warung kopi.

 

a.    Narasi Komunikasi Informatif  

“Kepada bapak sebagai pemilik warung kopi, saya selaku petugas Sabhara polrestabes Bandung izinkan saya untuk memberikan informasi bahwa menurut SURAT EDARAN NOMOR HK.02.01 /MEN KESILIL t2020 TENTANG PROTOKOL PENCEGAHAN PENULARAN CORONAVIRUS D/SEASE (COVID19)  bahwa utnuk mencegah adanya kasus baru dari Covid-19 ini seluruh tempat, termasuk tempat ini juga perlu adanya standar protokol yang sesuai seperti menjaga jarak, mengecek suhu tubuh pengunjung, dan juga memperhatikan tentang penggunaan masker saat berada di tempat ramai seperti saat ini, hal tersebut yang akan memutus rantai penyebab dari Covid-19 yang tak kunjung usai ini.

b.    Narasi Komunikasi Persuasif

“ Sebagai warga masyarakat Indonesia yang baik ,mari kita bersama sama menjaga diri kita dan orang lain di sekitar kita dengan cara mematuhi protokol covid-19 seperti saat ini kita harus menggunakan masker dan tetap memperhatikan jarak kita dengan orang lain agar kasus Covid-19 ini segera selesai.”

c.     Narasi Komunikasi Koersif

“…Apabila Bapak tidak melakukan protokol kesehatan sesuai dengan yang sudah di terapkan, maka kami sebagai anggota kepolisian akan melakukan penindakan dengan memberikan sanksi baik kepada pengunjung warung kopi dan juga sanksi terhadap pemilik warung kopi karena tidak mengindahkan protokol yang sudah di terapkan oleh pemerintah ”.

 

Skenario :

 

1).   Situasi  1  : Teknik Asosiatif.

 

      Diskripsi situasi:   

      Seorang petugas patroli sedang memberikan informasi kecelakaan yang korbannya mengalami gegar otak akibat tidak menggunakan helm kepada club motor pada suatu acara.

 

1)    Narasi Tehnik Asosiatif

 

“…Kepada Bapak/Ibu yang berada di club motor di acara ini kami ingin memberikan sebuah informasi bahwa telah terjadi kecelakaan yang korbannya mengalami geger otak karena tidak memakai helm, kami mengetahui bahwa penggunaan helm seharusnya lebih di ketahui lagi akan kegunaannya sehingga kedepannya kami menyarankan agar anggota club ini agar menjadi penggerak kepada masyarakat yang belum mengetahui tentang bahaya dari tidak menggunakan helm agar seluruh masyarakat awam mengetahui akan bahaya dari tidak mengenakan helm saat berkendara.”

 

2).   Situasi 2   : Tehnik Integrasi

 

      Diskripsi situasi:   

      Seorang petugas patroli memberikan himbauan kepada sekelompok masyarakat bahwa menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama antara petugas dan masyarakat

 

2)    Narasi Tehnik Integrasi

“… Kita sebagai masyarakat Indonesia yang baik seharusnya sadar akan keamanan dan ketertiban tentunya merupakan kewajiban kita semua untuk menjaganya agar wilayah di lingkungan kita aman dari ancaman apapun.”

 

 

 

 

 

3).   Situasi 3 : Tehnik Pembangkitan rasa takut                 

 

        Diskripsi situasi:   

        Saat petugas berpatroli bertemu sekelompok pemuda yang berkumpul di atas jam 24.00 ( jam 12 malam ). 

 

3)    Narasi Tehnik pembangkitan rasa takut

“…Kepada seluruh warga masyarakat yang masih melakukan kumpul di atas jam 24.00 kami harapkan untuk segera pulang ke rumah karena menurut protokol yang seharusnya di patuhi oleh masyarakat bahwa kumpul kumpul hanya boleh dilakukan sampai pukul 22.00, apabila di kemudian hari masalah ini berulang kami akan melakukan penindakan yang lebih tegas”

 

4).   Situasi 4 : Tehnik Partisipatif                    

        Diskripsi situasi:              

        Dalam beberapa minggu terakhir telah terjadi pencurian di wilayah salah satu wilayah Pokdarkamtibmas pd malam hari, petugas menghimbau kepada Pokdarkamtibmas untuk menggalak kan siskamling dan agar diberikan penerangan yang cukup pada sekitar rumah.

 

4)    Narasi Tehnik Partisipatif

“…Kepada Bapak/Ibu yang kami hormati, sebagai penggerak keamanan di wilayah ini saya ingin agar seluruh warga di wilayah ini menggalakkan siskamling yang akan saya ketuai langsung untuk kegiatannya, hal ini kita lakukan karena banyaknya kasus pencurian kendaraan bermotor belakangan ini, hal ini dapat kita tanggulangi dengan siskamling dan juga dengan memberikan pencahayaan kepada wilayah wilayah yang masih kurang pencahayaannnya agar kedepannya pencurian kendaraan bermotor ini tidak terjadi lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar